Temukan 7 rekomendasi sarapan enak di pasar tradisional dekat Malioboro dengan kuliner khas yang murah dan legendaris.
Yogyakarta bukan hanya tentang Kraton, Tugu Jogja, atau deretan batik di sepanjang Malioboro. Di balik hiruk-pikuk wisatawan dan gemerlap pertokoan, tersimpan surga kuliner makan pagi yang tersembunyi menyelinap di sudut pasar tradisional yang hanya buka di pagi hari. 7 rekomendasi ini merupakan tempat yang membuat warga lokal datang lagi dan lagi selama bertahun-tahun.
Sebagai hotel yang berdiri tepat di jantung Malioboro, Malyabhara Hotel percaya bahwa pengalaman terbaik di Jogja bukan sekadar tentang destinasi mewah, tapi juga tentang merasakan masakan tradisional yang otentik di pagi hari. Berikut ini adalah 7 rekomendasi sarapan enak di pasar tradisional dekat Malioboro yang wajib dicoba selama menginap di Malyabhara Hotel.
Pasar Beringharjo

Sumber foto: Dokumentasi jogjacagar.jogjaprov.go.id
Es Dawet Mbah Hari
Tersembunyi di lorong dalam Pasar Beringharjo, tempat minum dhawet ini telah ada selama lebih dari empat dekade dan masih setia dikelola secara turun-temurun. Es dhawet di sini disajikan dengan cendol hijau kenyal buatan sendiri, siraman santan gurih kental, dan gula jawa cair yang aromanya begitu harum. Dingin dan segar, cocok dinikmati setelah pagi yang panjang menyusuri pasar. Dengan harga terjangkau Rp5.000 saja anda dapat merasakan kesegaran Dhawet Mbah Hari. Antrean yang seringkali cukup banyak memperlihatkan betapa nikmatnya dhawet ini.
Soto dan Sate Bu Sum
Masih di kawasan Pasar Beringharjo, Bu Sum adalah nama yang sudah melegenda di telinga warga asli Jogja. Tersembunyi di sudut Pasar Beringharjo, Warung Makan Bu Sum telah berdiri lebih dari 60 tahun. Warung yang berada di dalam Pasar Beringharjo ini buka setiap hari pukul 06.00–15.00 WIB dengan mempertahankan cita rasa khas yang otentik. Menu andalannya seperti nasi gudeg, soto ayam, soto sapi, serta sate kere atau sate koyor selalu menjadi favorit pembeli. Berbeda dari gudeg pada umumnya yang manis, gudeg di sini memiliki rasa gurih, asin, dan sedikit pedas dari krecek dan sambal. Dengan harga terjangkau mulai Rp12.000 hingga Rp20.000, warung sederhana ini tetap menjadi incaran wisatawan yang berkunjung ke Jogja.
Pasar Pathuk
Nasi Kuning Muna Cung
Pasar Pathuk mungkin belum sepopuler Beringharjo di telinga wisatawan, tapi bagi warga asli Jogja pasar ini menjadi andalan untuk mencari menu sarapan. Berlokasi di area luar Pasar Pathuk, Nasi Kuning Muna Cung menjadi salah satu kuliner sarapan yang viral dan selalu ramai pembeli. Lapak sederhana ini dikenal dengan nasi kuningnya yang gurih dan harum, disajikan dengan beragam lauk seperti serundeng, kering kentang, telur, perkedel, hingga empal yang menjadi favorit banyak pengunjung. Meski tempat makannya terbatas, antrean panjang hampir selalu terlihat, terutama saat liburan. Dengan harga mulai sekitar Rp16.000, seporsi nasi kuning dengan porsi melimpah ini akan memuaskan lidah dan mengenyangkan perut anda.
Jenang Gempol Bu Tum
Jenang gempol adalah salah satu warisan kuliner Jawa yang perlahan mulai langka. Di kawasan Pasar Pathuk, Jenang Gempol Bu Tum menjadi salah satu jajanan tradisional yang selalu ramai diburu pengunjung. Bu Tum telah berjualan sejak 2006 sampai saat ini di sebelah pintu barat pasar. Seporsi jenang gempol berisi bola-bola tepung beras kenyal yang disajikan dengan bubur sumsum gula merah dan kuah santan gurih, menghadirkan perpaduan rasa manis dan asin yang khas. Selain jenang gempol, Bu Tum juga menjual es cincau yang menyegarkan. Dengan harga terjangkau mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, jajanan ini cocok dinikmati sebagai sarapan atau kudapan manis saat menjelajahi pasar.
Pasar Kranggan
Jejeran Kuliner di Lantai 2
Terletak tidak jauh dari kawasan Tugu Yogyakarta, lantai dua Pasar Kranggan menjadi surga kuliner yang menawarkan beragam pilihan makanan dalam satu tempat. Di area ini, pengunjung dapat menemukan berbagai kedai dengan menu yang beragam, mulai dari masakan Asia, Western, hingga dessert yang menggugah selera. Beberapa yang populer di antaranya seperti Kedai Terang Bintang dengan udon fusion, TFP Kopi Warung dengan menu Western, hingga Depot Sintaka yang menyajikan dimsum dan hidangan peranakan. Dengan banyaknya pilihan kuliner dan suasana yang nyaman untuk bersantai, Pasar Kranggan lantai dua menjadi destinasi menarik bagi pecinta kuliner yang ingin menjelajahi cita rasa berbeda di tengah kota Jogja.
Pasar Ngasem
Jenang Yu Jumilah
Pasar Ngasem, yang letaknya dekat dengan Kraton Yogyakarta, menyimpan kuliner tradisional yang wajib untuk dicoba. Jenang legendaris milik Yu Jumilah menjadi salah satu kuliner jadul yang masih bertahan hingga kini. Lapak sederhana ini terkenal dengan jenang hangat bertekstur lembut dan rasa manis legit khas jajanan tradisional Jawa, dengan pilihan seperti bubur sumsum, jenang mutiara, hingga candil yang berpadu dengan kuah santan gurih. Setiap subuh hingga pagi hari, lapak ini selalu ramai pembeli hingga sering kali habis sebelum siang. Dengan harga yang sangat terjangkau mulai sekitar Rp5.000–Rp10.000 per porsi, menjadikannya sarapan favorit warga lokal maupun wisatawan yang berburu kuliner tradisional di Jogja.
Sate Koyor Yu Ira
Warung Makan Yu Ira menjadi salah satu spot sarapan favorit di Pasar Ngasem yang selalu ramai pembeli sejak pagi hari. Warung sederhana ini terkenal dengan menu sate koyor yang empuk dan berbumbu meresap, biasanya disantap bersama nasi uduk atau nasi pecel yang menggugah selera. Selain sate koyor, tersedia pula sate ayam dan berbagai lauk rumahan yang bisa dipilih secara prasmanan. Dengan harga yang ramah di kantong mulai sekitar Rp10.000–Rp25.000, kuliner ini menjadi incaran warga lokal maupun wisatawan yang berburu sarapan tradisional di Jogja. Warung Yu Ira sendiri buka sejak sekitar pukul 05.00 hingga 14.00 WIB, sehingga cocok disinggahi sebelum menjelajahi kawasan Keraton dan sekitarnya.
Kemudahan Akses dari Malyabhara Hotel

Semua destinasi sarapan di pasar tradisional sekitar Malioboro dapat Anda jangkau hanya dengan berjalan kaki atau berkendara singkat dari Malyabhara Hotel. Terletak di lokasi strategis tepat di kawasan Malioboro, Malyabhara Hotel menjadi pilihan ideal bagi Anda yang ingin menikmati liburan di Jogja sambil menjelajahi kuliner pagi khas Yogyakarta. Mulai hari anda dengan sarapan di sekitar Malioboro. Menginap di Malyabhara Hotel membuat pengalaman wisata kuliner anda semakin praktis dan menyenangkan.
Nikmati pengalaman menginap yang nyaman dengan fasilitas lengkap serta akses mudah ke berbagai destinasi wisata di Yogyakarta. Ikuti perjalanan dan berbagai penawaran spesial Malyabhara Hotel melalui Instagram @malyabharahotel, Tiktok @malyabhara.hotel dan informasi pemesanan melalui website www.malyabharahotel.com
